Resistor: Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya

Posted on

Resistor adalah salah satu komponen elektronik yang paling umum digunakan di dalam rangkaian elektronik. Resistor berfungsi untuk membatasi arus listrik yang mengalir di dalam rangkaian sehingga tidak terjadi kerusakan pada komponen lainnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas fungsi, jenis, dan cara menggunakan resistor secara lebih detail.

Fungsi Resistor

Resistor berfungsi untuk mengatur aliran arus listrik dalam rangkaian elektronik. Dalam sebuah rangkaian, resistor akan membatasi jumlah arus listrik yang mengalir melalui komponen lainnya. Hal ini dilakukan agar arus listrik tidak terlalu besar dan mengakibatkan kerusakan pada komponen lainnya.

Resistor juga digunakan untuk menurunkan atau menaikkan tegangan listrik dalam rangkaian. Hal ini dilakukan dengan cara membagi tegangan listrik yang masuk ke dalam beberapa bagian yang lebih kecil atau lebih besar.

Jenis Resistor

Resistor tersedia dalam berbagai jenis, diantaranya:

1. Resistor Karbon

Resistor karbon merupakan jenis resistor yang paling umum digunakan. Resistor ini terbuat dari karbon dan memiliki toleransi yang cukup baik. Resistor karbon memiliki nilai resistansi yang bervariasi dan dapat digunakan untuk mengatur aliran arus listrik dalam rangkaian elektronik.

2. Resistor Logam Film

Resistor logam film memiliki toleransi yang lebih baik dibandingkan dengan resistor karbon. Resistor ini terbuat dari campuran logam dan memiliki nilai resistansi yang stabil. Resistor logam film juga memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan resistor karbon.

3. Resistor Film Karbon

Resistor film karbon terbuat dari campuran karbon dan logam. Resistor ini memiliki toleransi yang cukup baik dan daya tahan yang lebih baik dibandingkan dengan resistor karbon. Resistor film karbon juga memiliki nilai resistansi yang stabil dan dapat digunakan untuk mengatur aliran arus listrik dalam rangkaian elektronik.

4. Resistor SMD

Resistor SMD atau Surface Mount Device adalah jenis resistor yang digunakan di dalam rangkaian elektronik dengan ukuran yang lebih kecil. Resistor SMD sering digunakan di dalam rangkaian elektronik yang membutuhkan ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan.

Cara Menggunakan Resistor

Untuk menggunakan resistor, pertama-tama kita harus mengetahui nilai resistansi yang dibutuhkan. Nilai resistansi dapat dilihat pada kode warna yang terdapat pada resistor. Setelah mengetahui nilai resistansi, kita dapat memasang resistor pada rangkaian elektronik dengan cara menjepitkan kaki-kaki resistor pada papan rangkaian.

Resistor juga dapat digunakan untuk mengatur tegangan listrik dalam rangkaian. Untuk mengatur tegangan listrik, kita dapat menggunakan rangkaian pembagi tegangan yang terdiri dari dua resistor. Rangkaian pembagi tegangan ini akan membagi tegangan listrik yang masuk menjadi dua bagian yang lebih kecil.

Kesimpulan

Resistor adalah salah satu komponen elektronik yang paling umum digunakan di dalam rangkaian elektronik. Resistor berfungsi untuk membatasi arus listrik yang mengalir di dalam rangkaian sehingga tidak terjadi kerusakan pada komponen lainnya. Resistor tersedia dalam berbagai jenis, diantaranya resistor karbon, resistor logam film, resistor film karbon, dan resistor SMD. Untuk menggunakan resistor, kita harus mengetahui nilai resistansi yang dibutuhkan dan memasangnya pada rangkaian elektronik dengan benar.

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *