General

Contoh Tinjauan Pustaka: Panduan Lengkap untuk Menulis Tinjauan Pustaka

×

Contoh Tinjauan Pustaka: Panduan Lengkap untuk Menulis Tinjauan Pustaka

Share this article

Mungkin Anda pernah mendengar tentang tinjauan pustaka, namun tidak tahu bagaimana cara menulisnya. Tinjauan pustaka adalah salah satu jenis karya ilmiah yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mengintegrasikan literatur atau sumber-sumber ilmiah yang relevan dengan topik tertentu. Tinjauan pustaka sangat penting dalam penulisan karya ilmiah, terutama tesis, disertasi, atau jurnal ilmiah.

Apa itu Tinjauan Pustaka?

Tinjauan pustaka adalah kajian atau analisis yang dilakukan terhadap sumber-sumber ilmiah yang relevan dan terbaru dalam bidang tertentu. Sumber-sumber ilmiah tersebut dapat berupa jurnal, buku, artikel, atau dokumen lain yang dapat mendukung penulisan karya ilmiah. Tinjauan pustaka dapat digunakan untuk memperkuat argumen dan hipotesis yang dibuat dalam karya ilmiah.

Tinjauan pustaka juga dapat membantu peneliti atau penulis untuk menemukan celah atau kekurangan dalam penelitian sebelumnya yang dapat dijadikan sebagai ide untuk penelitian selanjutnya. Selain itu, tinjauan pustaka dapat membantu peneliti atau penulis untuk menemukan metodologi atau pendekatan yang tepat untuk penelitian yang sedang dilakukan.

Langkah-langkah Menulis Tinjauan Pustaka

Ada beberapa langkah yang dapat diikuti dalam menulis tinjauan pustaka, antara lain:

1. Menentukan Topik

Langkah pertama dalam menulis tinjauan pustaka adalah menentukan topik atau tema yang ingin dibahas. Topik yang dipilih haruslah relevan dengan bidang studi atau penelitian yang sedang dilakukan. Setelah topik ditentukan, penulis dapat mencari literatur atau sumber-sumber ilmiah yang relevan dengan topik tersebut.

2. Mencari Sumber-Sumber Ilmiah

Setelah topik ditentukan, langkah selanjutnya adalah mencari sumber-sumber ilmiah yang relevan dengan topik tersebut. Sumber-sumber ilmiah tersebut dapat ditemukan melalui jurnal, buku, artikel, atau dokumen lain yang terkait dengan topik yang dibahas. Sumber-sumber ilmiah yang digunakan haruslah terbaru dan terpercaya.

3. Membaca dan Menelaah Sumber-Sumber Ilmiah

Setelah sumber-sumber ilmiah terkumpul, langkah selanjutnya adalah membaca dan menelaah sumber-sumber ilmiah tersebut. Penulis harus memahami isi dari sumber-sumber ilmiah tersebut dan menilai relevansinya dengan topik yang dibahas. Selain itu, penulis juga harus menilai kelebihan dan kekurangan dari sumber-sumber ilmiah tersebut.

4. Menulis Tinjauan Pustaka

Setelah sumber-sumber ilmiah dibaca dan dianalisis, langkah selanjutnya adalah menulis tinjauan pustaka. Tinjauan pustaka haruslah ditulis dengan bahasa akademik dan menggunakan referensi yang tepat. Selain itu, tinjauan pustaka harus memiliki struktur yang jelas, mulai dari pendahuluan, isi, hingga kesimpulan.

Contoh Tinjauan Pustaka

Berikut ini adalah contoh tinjauan pustaka tentang pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja:

Pendahuluan

Penggunaan media sosial semakin meningkat di kalangan remaja. Hal ini dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap perilaku remaja. Oleh karena itu, tinjauan pustaka ini akan membahas pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja.

Isi

Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat mempengaruhi perilaku remaja. Salah satu pengaruh negatif adalah adanya cyberbullying atau pelecehan melalui internet. Hal ini dapat menyebabkan masalah psikologis pada remaja, seperti depresi, kecemasan, dan ketidakpercayaan diri.

Di sisi lain, terdapat juga pengaruh positif dari penggunaan media sosial. Penggunaan media sosial dapat membantu remaja dalam membangun hubungan sosial dengan teman-teman mereka. Selain itu, media sosial juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengekspresikan diri dan meningkatkan kreativitas.

Meskipun demikian, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif pada remaja. Penggunaan media sosial yang terlalu intens dapat mengganggu waktu tidur dan mengurangi waktu yang digunakan untuk aktivitas fisik atau sosial. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan pada remaja, seperti obesitas dan kurangnya aktivitas fisik.

Kesimpulan

Dari tinjauan pustaka yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap perilaku remaja. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan dan pembatasan dalam penggunaan media sosial oleh remaja. Selain itu, perlu juga adanya pendidikan tentang penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.

Kesimpulan

Tinjauan pustaka adalah karya ilmiah yang sangat penting dalam penulisan tesis, disertasi, atau jurnal ilmiah. Tinjauan pustaka bertujuan untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mengintegrasikan literatur atau sumber-sumber ilmiah yang relevan dengan topik tertentu. Langkah-langkah dalam menulis tinjauan pustaka antara lain menentukan topik, mencari sumber-sumber ilmiah, membaca dan menelaah sumber-sumber ilmiah, dan menulis tinjauan pustaka dengan bahasa akademik dan menggunakan referensi yang tepat.

Contoh tinjauan pustaka di atas mengambil contoh topik tentang pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Dari tinjauan pustaka tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap perilaku remaja. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan dan pembatasan dalam penggunaan media sosial oleh remaja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *