Kapan Usman Bin Affan Diangkat Menjadi Khalifah?

Posted on

Usman bin Affan adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang diangkat menjadi khalifah setelah Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Namun, kapan sebenarnya Usman bin Affan diangkat menjadi khalifah? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Awal Kehidupan Usman bin Affan

Usman bin Affan lahir pada tahun 573 M di Mekah dan berasal dari klan Umayyah. Ayahnya bernama Affan bin Abi al-As dan ibunya bernama Arwa binti Kuraidh. Semasa hidupnya, Usman bin Affan dikenal sebagai sahabat yang sangat dekat dengan Rasulullah SAW. Ia juga merupakan salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga oleh Nabi Muhammad SAW.

Kehidupan Sebelum Menjadi Khalifah

Sebelum diangkat menjadi khalifah, Usman bin Affan memiliki karier yang cemerlang di bidang bisnis. Ia dikenal sebagai salah satu pedagang terkaya di Mekah dan memiliki banyak jaringan bisnis di luar negeri. Usman bin Affan juga sangat dermawan dan sering membeli para budak untuk memerdekakan mereka.

Selain itu, Usman bin Affan juga terlibat dalam beberapa perang di masa keemasan Islam, seperti perang Uhud, perang Khandaq, dan perang Khaibar. Ia juga dikenal sebagai salah satu sahabat yang pandai membaca Al-Quran dan sering membantu Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam.

Pengangkatan Menjadi Khalifah

Usman bin Affan diangkat menjadi khalifah pada tahun 644 M setelah Umar bin Khattab wafat. Pengangkatan ini dilakukan secara musyawarah oleh para sahabat dan ulama Islam. Saat itu, Usman bin Affan sudah berusia sekitar 70 tahun.

Sebagai khalifah, Usman bin Affan melakukan beberapa reformasi di bidang administrasi dan militer. Ia juga memperluas wilayah kekuasaan Islam dengan menaklukkan beberapa wilayah di Afrika Utara dan Asia Tengah.

Kontroversi di Masa Khalifah

Meskipun Usman bin Affan dianggap sebagai salah satu khalifah terbaik dalam sejarah Islam, namun masa kekuasaannya juga diwarnai dengan beberapa kontroversi. Salah satu kontroversi yang terbesar adalah terkait dengan keluarga Usman bin Affan yang dianggap memonopoli kekuasaan dan kekayaan di masa pemerintahannya.

Kontroversi ini memicu protes dari beberapa kelompok, termasuk kelompok yang dikenal sebagai “pemberontak” atau “khawarij”. Pemberontakan ini akhirnya berujung pada pembunuhan Usman bin Affan di rumahnya pada tahun 656 M.

Kesimpulan

Jadi, Usman bin Affan diangkat menjadi khalifah pada tahun 644 M setelah Umar bin Khattab wafat. Sebagai khalifah, Usman bin Affan melakukan beberapa reformasi di bidang administrasi dan militer. Namun, masa kekuasaannya juga diwarnai dengan beberapa kontroversi, termasuk terkait dengan keluarga Usman bin Affan yang dianggap memonopoli kekuasaan dan kekayaan di masa pemerintahannya.

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *