Reaksi Redoks: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Posted on

Reaksi redoks adalah salah satu jenis reaksi kimia yang melibatkan perpindahan elektron dari satu zat ke zat lainnya. Reaksi redoks sering juga disebut sebagai reaksi oksidasi-reduksi karena terdiri dari dua tahap yaitu oksidasi dan reduksi. Dalam reaksi ini, zat yang mengalami oksidasi akan kehilangan elektron sedangkan zat yang mengalami reduksi akan menerima elektron.

Jenis-jenis Reaksi Redoks

Reaksi redoks dibagi menjadi dua jenis yaitu reaksi redoks dalam larutan dan reaksi redoks dalam elektrokimia.

Reaksi Redoks dalam Larutan

Reaksi redoks dalam larutan terjadi saat dua atau lebih zat berada dalam larutan dan terjadi perpindahan elektron antara kedua zat tersebut. Contoh reaksi redoks dalam larutan adalah:

Fe2+ + Cu → Fe3+ + Cu2+

Pada reaksi di atas, ion besi (Fe2+) kehilangan dua elektron dan menjadi ion besi (Fe3+), sedangkan ion tembaga (Cu2+) menerima dua elektron dan menjadi ion tembaga (Cu).

Reaksi Redoks dalam Elektrokimia

Reaksi redoks dalam elektrokimia terjadi saat dua atau lebih zat terpisah oleh elektrolit dan terjadi perpindahan elektron antara kedua zat tersebut. Contoh reaksi redoks dalam elektrokimia adalah:

2H+ + 2e- → H2

Pada reaksi di atas, ion hidrogen (H+) menerima dua elektron dan membentuk molekul hidrogen (H2).

Contoh-contoh Reaksi Redoks

Berikut ini adalah beberapa contoh reaksi redoks yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari:

1. Reaksi Pembakaran

Reaksi pembakaran merupakan salah satu contoh reaksi redoks yang paling umum terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Contoh reaksi pembakaran adalah:

C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O + energi

Pada reaksi di atas, glukosa (C6H12O6) bereaksi dengan oksigen (O2) dan menghasilkan karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) serta energi.

2. Reaksi Elektrolisis

Reaksi elektrolisis terjadi saat listrik digunakan untuk memecah senyawa menjadi zat yang lebih sederhana. Contoh reaksi elektrolisis adalah:

2H2O → 2H2 + O2

Pada reaksi di atas, air (H2O) dipecah menjadi gas hidrogen (H2) dan gas oksigen (O2) dengan bantuan listrik.

3. Reaksi Korosi

Reaksi korosi terjadi saat terjadinya oksidasi pada logam. Contoh reaksi korosi adalah:

4Fe + 3O2 → 2Fe2O3

Pada reaksi di atas, besi (Fe) bereaksi dengan oksigen (O2) dan membentuk senyawa besi oksida (Fe2O3) yang umum dikenal sebagai karat.

Kesimpulan

Reaksi redoks adalah salah satu jenis reaksi kimia yang melibatkan perpindahan elektron dari satu zat ke zat lainnya. Reaksi ini terdiri dari dua tahap yaitu oksidasi dan reduksi. Reaksi redoks dibagi menjadi dua jenis yaitu reaksi redoks dalam larutan dan reaksi redoks dalam elektrokimia. Contoh-contoh reaksi redoks yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari antara lain reaksi pembakaran, reaksi elektrolisis, dan reaksi korosi.

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *