General

Sejarah Hong Kong: Kisah Perjalanan Menjadi Kota Metropolis

×

Sejarah Hong Kong: Kisah Perjalanan Menjadi Kota Metropolis

Share this article

Pengenalan

Hong Kong merupakan sebuah kota yang terletak di Asia Timur. Kini, kota ini dikenal sebagai pusat keuangan dan perdagangan yang penting di dunia. Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah Hong Kong terbentuk? Bagaimana perjalanan kota ini dari masa lalu hingga menjadi kota metropolis yang kita kenal saat ini? Mari kita telusuri kisahnya.

Asal Usul Nama Hong Kong

Hong Kong, atau sebelumnya dikenal sebagai Xianggang, memiliki arti “Pelabuhan Fragrant”. Nama ini berasal dari sebuah legenda yang mengisahkan tentang seorang pahlawan bernama Wong Tai Sin yang pernah menyelamatkan seorang putri dan mengembalikannya ke keluarganya. Sebagai ucapan terima kasih, keluarga putri memberikan bunga mawar harum kepadanya. Wong Tai Sin kemudian meletakkan bunga tersebut di atas sebuah bukit dan berkata bahwa tempat tersebut akan dikenal sebagai “Pelabuhan Fragrant” (Hong Kong) karena aromanya yang harum.

Masa Kolonial Inggris

Pada tahun 1842, Hong Kong menjadi koloni Inggris setelah Perang Candu Kedua. Inggris kemudian memperluas wilayahnya dengan mencaplok Kowloon pada tahun 1860 dan New Territories pada tahun 1898. Hong Kong merupakan wilayah jajahan Inggris selama lebih dari 150 tahun dan banyak mendapat pengaruh dari budaya Inggris dalam berbagai aspek kehidupan.

Pembentukan Republik Rakyat Tiongkok

Pada tahun 1949, Republik Rakyat Tiongkok dibentuk di bawah pimpinan Mao Zedong. Hong Kong, sebagai wilayah jajahan Inggris, menjadi tempat perlindungan bagi banyak orang Tiongkok yang melarikan diri dari penganiayaan di daratan Tiongkok. Saat itu, Hong Kong juga menjadi pusat perdagangan dan industri yang penting di Asia Timur.

Perkembangan Ekonomi Hong Kong

Pada tahun 1960-an, Hong Kong mengalami perkembangan ekonomi yang pesat. Perusahaan-perusahaan asing mulai berinvestasi di kota ini dan membangun pabrik-pabrik untuk produksi barang-barang yang murah. Hal ini membuat Hong Kong menjadi salah satu pusat manufaktur terbesar di dunia dan meningkatkan tingkat kemakmuran penduduknya.

Protes Demokrasi

Pada tahun 2014, terjadi aksi demonstrasi besar-besaran di Hong Kong yang dikenal sebagai “Umbrella Revolution”. Demonstrasi ini dilakukan oleh ratusan ribu orang yang menuntut hak untuk memilih pemimpin mereka sendiri tanpa campur tangan dari pemerintah Tiongkok. Demonstrasi ini berlangsung selama 79 hari dan mendapat perhatian dunia internasional.

Pengembalian ke Tiongkok

Pada tahun 1997, Hong Kong kembali ke pemerintahan Tiongkok di bawah prinsip “satu negara, dua sistem”. Prinsip ini memberikan Hong Kong otonomi dalam urusan internalnya, seperti hukum, ekonomi, dan budaya. Namun, beberapa orang di Hong Kong khawatir bahwa otonomi ini akan terus berkurang seiring dengan meningkatnya pengaruh pemerintah Tiongkok di kota ini.

Pariwisata di Hong Kong

Saat ini, Hong Kong menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia. Kota ini menawarkan berbagai atraksi wisata yang menarik, seperti Disneyland Hong Kong, Victoria Peak, dan pulau-pulau seperti Lantau dan Cheung Chau. Selain itu, Hong Kong juga dikenal sebagai pusat perbelanjaan yang ramai dengan toko-toko mewah dan pasar tradisional.

Kesimpulan

Sejarah Hong Kong merupakan kisah perjalanan yang panjang dari masa lalu hingga menjadi kota metropolis yang kita kenal saat ini. Dari masa kolonial Inggris hingga pengembalian ke Tiongkok, Hong Kong telah mengalami banyak perubahan dan tantangan. Namun, kota ini terus beradaptasi dan berkembang menjadi salah satu pusat ekonomi dan pariwisata terbesar di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *