General

Sejarah Singkat PBB – Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa

×

Sejarah Singkat PBB – Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa

Share this article

Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional yang dibentuk pada tahun 1945 setelah Perang Dunia II. Tujuannya adalah untuk mempromosikan kerja sama internasional dan menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Pembentukan PBB

Pada tahun 1945, Konferensi San Francisco diadakan untuk membentuk PBB. Konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 50 negara yang berusaha untuk menciptakan sebuah organisasi internasional yang dapat menjaga perdamaian dan keamanan dunia.

Pada tanggal 24 Oktober 1945, Piagam PBB ditandatangani oleh 51 negara pendiri di San Francisco, Amerika Serikat. Piagam tersebut mulai berlaku pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah lebih dari dua pertiga negara anggota PBB menyetujuinya.

Tujuan PBB

Tujuan utama PBB adalah untuk mempromosikan kerja sama internasional dalam memecahkan masalah global, termasuk perdamaian dan keamanan dunia, pengembangan ekonomi dan sosial, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

PBB memiliki enam tujuan utama yang tercantum dalam Piagam PBB:

  1. Menjaga perdamaian dan keamanan internasional;
  2. Mendorong kerja sama internasional dalam memecahkan masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan;
  3. Menjadi pusat koordinasi untuk tindakan internasional;
  4. Meningkatkan hubungan persahabatan antara negara-negara;
  5. Menjadi forum untuk negosiasi internasional;
  6. Mendorong penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan dasar bagi semua orang tanpa memandang ras, jenis kelamin, bahasa, atau agama.

Struktur PBB

PBB memiliki struktur yang kompleks yang terdiri dari sejumlah badan dan lembaga. Badan utama PBB adalah Majelis Umum, Dewan Keamanan, Sekretariat PBB, Mahkamah Internasional, dan Dana Internasional untuk Pembangunan Pertama (UNDP).

Majelis Umum terdiri dari seluruh anggota PBB dan bertanggung jawab untuk menetapkan kebijakan umum dan memilih anggota Dewan Keamanan. Dewan Keamanan bertanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional dan terdiri dari lima anggota tetap (AS, Inggris, Rusia, Prancis, dan Tiongkok) dan sepuluh anggota yang dipilih secara bergilir.

Sekretariat PBB dipimpin oleh Sekretaris Jenderal yang saat ini dijabat oleh António Guterres dari Portugal. Sekretariat bertanggung jawab untuk menangani urusan administratif dan operasional PBB.

Mahkamah Internasional adalah badan hukum utama PBB dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan perselisihan antara negara-negara anggota. UNDP adalah lembaga PBB yang bertanggung jawab untuk mengembangkan program pembangunan dan bantuan kemanusiaan di seluruh dunia.

Keanggotaan PBB

Saat ini, PBB memiliki 193 negara anggota yang diakui secara internasional. Setiap negara anggota memiliki satu suara dalam Majelis Umum dan dapat mengirim delegasi ke badan-badan PBB yang berbeda.

Untuk menjadi anggota PBB, negara harus memenuhi persyaratan tertentu, termasuk pengakuan internasional, komitmen terhadap tujuan dan prinsip PBB, dan kemampuan untuk memenuhi kewajiban finansial terhadap organisasi tersebut.

Peran PBB dalam dunia

PBB telah memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan dunia, mempromosikan hak asasi manusia dan pembangunan ekonomi dan sosial, dan menangani masalah global seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan krisis kemanusiaan.

Beberapa misi PBB yang terkenal termasuk operasi penjaga perdamaian di berbagai negara, seperti Haiti, Sudan, dan Kosovo. PBB juga terlibat dalam upaya untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesehatan dan pendidikan di seluruh dunia dengan program-program seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Kritik terhadap PBB

Walaupun PBB telah memainkan peran penting dalam mempromosikan kerja sama internasional dan menjaga perdamaian dan keamanan dunia, organisasi ini juga telah dikritik karena beberapa alasan.

Beberapa kritik terhadap PBB termasuk birokrasi yang kompleks dan mahal, kurangnya keamanan dan efektivitas dalam operasi penjaga perdamaian, dan kecenderungan untuk dipolitisasi oleh negara-negara anggota.

Kesimpulan

PBB adalah organisasi internasional yang dibentuk pada tahun 1945 untuk mempromosikan kerja sama internasional dan menjaga perdamaian dan keamanan dunia. Organisasi ini memiliki struktur yang kompleks dan terdiri dari sejumlah badan dan lembaga yang bertanggung jawab untuk berbagai tugas.

Walaupun PBB telah memainkan peran penting dalam dunia, organisasi ini juga telah dikritik karena beberapa alasan. Namun, PBB tetap menjadi pusat kerja sama internasional dan upaya untuk menciptakan dunia yang lebih damai dan adil bagi semua orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *