General

Dunia Kepenulisan Toni Morrison: Kisah Perjalanan Sang Penulis Besar

×

Dunia Kepenulisan Toni Morrison: Kisah Perjalanan Sang Penulis Besar

Share this article

Toni Morrison, seorang penulis dan editor Amerika Serikat, lahir pada tanggal 18 Februari 1931 di Lorain, Ohio. Ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara, dan tumbuh besar di lingkungan keluarga yang penuh dengan kisah-kisah tentang kehidupan mereka sebagai orang kulit hitam di Amerika pada masa itu.

Pendidikan dan Karir Awal

Morrison meraih gelar sarjana dalam bidang bahasa Inggris dari Howard University pada tahun 1953. Setelah lulus, ia bekerja sebagai guru dan editor di beberapa perusahaan penerbitan terkenal seperti Random House dan L.W. Singer.

Pada tahun 1967, Morrison menerbitkan novel pertamanya yang berjudul “The Bluest Eye”. Novel ini bercerita tentang perjuangan seorang gadis kulit hitam yang ingin memiliki mata biru, seolah-olah mata biru adalah satu-satunya hal yang dapat membuatnya dihargai.

Karir Menulis Toni Morrison

Setelah merilis novel pertamanya, Morrison terus menulis dan menerbitkan karya-karya yang mengangkat isu-isu tentang kehidupan orang kulit hitam di Amerika. Karya-karya tersebut antara lain “Sula”, “Song of Solomon”, “Tar Baby”, “Beloved”, dan “Jazz”.

Novel “Beloved” yang terbit pada tahun 1987, menjadi salah satu karya Morrison yang paling terkenal. Novel ini mengisahkan tentang seorang wanita kulit hitam yang melarikan diri dari perbudakan dan kemudian memutuskan untuk membunuh anaknya sendiri agar tidak dijadikan budak lagi. Karya ini memenangkan Penghargaan Pulitzer untuk Fiksi pada tahun 1988.

Penghargaan dan Pengakuan

Selain memenangkan Penghargaan Pulitzer untuk Fiksi, Morrison juga memenangkan berbagai penghargaan lainnya seperti Penghargaan Nobel dalam Sastra pada tahun 1993, Penghargaan Presidential Freedom pada tahun 2012, dan Penghargaan PEN/Saul Bellow pada tahun 2016.

Karya-karya Morrison juga telah diadaptasi menjadi film dan drama panggung. Beberapa karya tersebut antara lain “Beloved” dan “The Bluest Eye”.

Warisan Toni Morrison

Toni Morrison meninggal dunia pada tanggal 5 Agustus 2019 di usia 88 tahun. Namun, karya-karyanya masih terus dihargai dan diakui oleh banyak kalangan hingga saat ini.

Sebagai seorang penulis, Morrison dikenal karena kepiawaiannya dalam mengangkat isu-isu sosial dan politik yang terkait dengan kehidupan orang kulit hitam di Amerika. Melalui karyanya, ia berhasil menggambarkan kompleksitas dan kerumitan kehidupan orang kulit hitam yang seringkali diabaikan oleh masyarakat luas.

Kesimpulan

Toni Morrison adalah salah satu penulis besar Amerika yang karyanya telah menginspirasi banyak orang di seluruh dunia. Melalui karya-karyanya, ia berhasil mengangkat isu-isu yang penting dan relevan dengan kehidupan orang kulit hitam di Amerika. Warisan Morrison akan terus hidup dan dihargai oleh banyak orang di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *