Siapa Pemilik SPBU Vivo

Posted on

SPBU Vivo merupakan salah satu jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang cukup terkenal di Indonesia. Namun, banyak orang yang masih belum tahu siapa sebenarnya pemilik SPBU Vivo.

Asal Usul SPBU Vivo

Sebelum membahas siapa pemiliknya, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu asal usul SPBU Vivo. SPBU Vivo pertama kali didirikan pada tahun 2006 di kota Tegal, Jawa Tengah oleh seorang pengusaha bernama Hadi Wenas.

Hadi Wenas merintis bisnis SPBU Vivo dengan modal yang cukup besar dan fokus pada konsep layanan yang berkualitas tinggi dan harga yang kompetitif. Konsep ini sukses menarik perhatian konsumen dan membuat bisnis SPBU Vivo terus berkembang hingga saat ini.

Siapa Pemilik SPBU Vivo

Sekarang kita sudah tahu asal usul SPBU Vivo. Namun, siapa sebenarnya pemiliknya? Pemilik SPBU Vivo adalah PT. Vivo Energy Indonesia.

PT. Vivo Energy Indonesia sendiri merupakan perusahaan patungan antara Vitol Investment Partnership Ltd dan Helios Investment Partners LLP. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2011 setelah Vitol dan Helios membeli 80% saham dari Shell Indonesia.

PT. Vivo Energy Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dan mengoperasikan lebih dari 300 SPBU di seluruh Indonesia. Selain itu, perusahaan ini juga menyediakan layanan pengiriman bahan bakar untuk industri dan penerbangan.

Keunggulan SPBU Vivo

Salah satu keunggulan SPBU Vivo adalah konsep layanan yang berkualitas tinggi. SPBU Vivo menyediakan fasilitas yang lengkap dan nyaman bagi para konsumen, seperti minimarket, toilet, tempat istirahat, dan banyak lagi.

Selain itu, SPBU Vivo juga menawarkan harga yang kompetitif dan kualitas bahan bakar yang terjamin. SPBU Vivo menggunakan bahan bakar dengan kandungan oktan yang tinggi dan dijamin bebas dari campuran bahan kimia yang berbahaya.

Komitmen SPBU Vivo

PT. Vivo Energy Indonesia memiliki komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumen dan menjaga lingkungan. Untuk itu, perusahaan ini mengikuti standar keselamatan, kesehatan, dan lingkungan yang ketat dalam operasionalnya.

Selain itu, PT. Vivo Energy Indonesia juga mengadakan berbagai program tanggung jawab sosial korporat, seperti program pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa SPBU Vivo tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga ingin memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

Kesimpulan

Jadi, siapa pemilik SPBU Vivo? Pemiliknya adalah PT. Vivo Energy Indonesia, perusahaan patungan antara Vitol Investment Partnership Ltd dan Helios Investment Partners LLP. SPBU Vivo memiliki keunggulan dalam konsep layanan yang berkualitas tinggi, harga yang kompetitif, dan kualitas bahan bakar yang terjamin. PT. Vivo Energy Indonesia juga memiliki komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada konsumen dan menjaga lingkungan melalui berbagai program tanggung jawab sosial korporat.

Artikel Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *